Pernah merasa bosan setengah mati pas main game strategi skala makro di fase mid-game? Tenang, kamu tidak sendirian. Fenomena "eksplorasi yang hilang" jadi penyakit kronis di banyak 4X strategy game modern. Industri gempar mencari obatnya, dari permukaan laut surut sampai sistem era krisis.

Genre 4X—eXplore, eXpand, eXploit, eXterminate—memang punya daya tarik magis di awal permainan. Tapi begitu peta terbuka penuh, strategi jadi kaku dan pemain sering malas lanjut.

Data internal pengembang menunjukkan cuma segelintir pemain yang benar-benar menuntaskan kampanye dari awal sampai akhir. "Cuma 5% dari total permainan," aku bos Amplitude Studios, Romain de Waubert de Genlis.

Makanya, developer besar seperti Amplitude dan Firaxis jorjoran merombak formula lama agar pemain betah berlama-lama menatap layar monitor.

Trik Air Surut Endless Legend 2

Amplitude mencoba mendobrak kejumudan lewat Endless Legend 2. Peta awal sengaja dibuat sempit dengan pulau-pulau terpencar dikelilingi laut dalam.

Seiring giliran berjalan, air laut akan surut secara perlahan dan membuka daratan baru. "Itu mengocok kartu permainan lagi dan lagi," ujar de Waubert de Genlis.

Pendekatan ini memaksa pemain tidak bisa lagi mengunci strategi sejak turn pertama. "Okay, shit, saya punya gurun di sekitar sini. Bagaimana menyelesaikannya?" kelakarnya.

Selain itu, penyesuaian zona sumber daya ketat diterapkan agar pemain kapok melakukan restart berulang kali hanya karena spawn awal jelek.

Evolusi Kultur Civilization dan Humankind 2

Di kubu lain, Firaxis lewat Civilization 7 memecah kampanye jadi babak krisis berbasis era sejarah. Konsep ini mirip rem darurat buat pemain yang mau menyerah.

Meski begitu, pergantian peradaban suksesor sempat menuai kritik pedas karena pemain merasa kehilangan ikatan emosional dengan negara awal mereka.

Belajar dari kesalahan itu, Humankind 2 menghadirkan sistem ala RPG. "Kamu tidak meninggalkan sesuatu di belakang," kata game director Benoit Humbert.

Alih-alih ganti bangsa, pemain cukup memilih sifat kultural dari skill tree layaknya karakter petualang, menjaga kontinuitas sejarah tetap terasa nyata.